Laboratorium Farmakologi

Laboratorium farmakologi adalah fasilitas penelitian yang digunakan untuk mempelajari interaksi antara zat kimia (obat) dengan sistem biologis. Fokus utamanya adalah memahami farmakodinamik (efek obat pada tubuh) dan farmakokinetik (proses tubuh terhadap obat, seperti absorpsi dan metabolisme). 

Berikut adalah komponen utama laboratorium farmakologi:

  • Fungsi Utama:
    • Menguji efektivitas dan keamanan obat baru melalui studi praklinik.
    • Mempelajari mekanisme aksi obat pada organ atau jaringan tertentu.
    • Melakukan uji toksisitas untuk mengetahui efek samping berbahaya dari suatu zat.
  • Peralatan Khusus:
    • Pletismometer: Digunakan untuk mengukur volume bengkak pada kaki hewan uji dalam penelitian anti-inflamasi.
    • Rotarod: Alat untuk menguji keseimbangan dan koordinasi motorik hewan setelah pemberian obat.
    • Biochemistry Analyser: Untuk mengukur parameter darah seperti kadar gula, kolesterol, dan fungsi hati (SGPT/SGOT).
    • HPLC & Spektrofotometer: Instrumen canggih untuk menganalisis konsentrasi obat dalam sampel biologis.
  • Fasilitas Hewan Coba (Animal House): Berbeda dengan lab lain, lab farmakologi sering dilengkapi area khusus untuk memelihara dan melakukan perlakuan pada hewan uji seperti mencit, tikus, atau kelinci sesuai standar etika penelitian.
  • Keamanan Kerja: Menggunakan Biological Safety Cabinet (BSC) untuk melindungi peneliti saat menangani agen biologis atau bahan kimia berbahaya.
    Ruangan Lab Farmako
    Emergency Shower and Eyewash Station
    Centrifuge
    Shaking Hot Tub
    Digital Water Bath
    Analytical Balance
    Hotplate Magnetic Stirrer
    Kulkas

    Autoclave